Pesan Casanova untuk Dunia [PENGEMBANGAN DIRI]

Pesan Casanova untuk Dunia [PENGEMBANGAN DIRI]

Salah satu hobi saya yang rutin saya kerjakan jika ada waktu senggang selain membaca adalah nonton film. Yeah, tidak perlu harus ke bioskop, sih. Selain karena malas kalau harus ngantri, saya ternyata bisa menghemat pengeluaran jika lebih memilih untuk pergi persewaan VCD ketimbang nonton di bioskop.

Iya, menyewa VCD di sini, di Jogja, memang murah sekali. Sejak jaman saya masih jadi peserta bimbingan belajar untuk persiapan tes UMPTN (sekarang SNMPTN), saya sudah rajin menyambangi tempat penyewaan VCD. Untuk 1 judul film VCD original saya cuma perlu mengeluarkan duit sebesar Rp. 2.000,-. Ditambah meninggalkan kartu identitas diri sebagai jaminan, maka saya sudah bisa menikmati film sambil ngemil kacang, ngopi, atau juga menangkringkan kaki diatas meja, yang tentunya tidak bisa saya lakukan kalo saya menonton di bioskop.

Dan dari semua film yang sudah saya tonton, saya pikir ada sebuah film yang pesan bagus di dalamnya haruslah saya share dengan rekan-rekan semua di sini.

Film itu keluaran tahun 2005, tahun di mana almarhum Heath Ledger masih hidup. Judulnya Casanova, dan tentunya mengisahkan tentang cerita hidup Giacomo Girolamo Casanova de Seingalt, playboy dari Venezia yang legendaris itu, atau yang lebih jamak dikenal sebagai Giacomo Casanova saja. Pemeran Casanova-nya siapa lagi kalo bukan almarhum Heath Ledger.

Film ini bergenre komedi romantis. Ceritanya lumayan menghibur meskipun bukan isi cerita film itu yang ingin saya bahas sekarang.

Saya cuma ingin membahas 1 adegan yang terdapat dalam film itu, yaitu ketika salah seorang teman sekaligus pengagum Casanova – Lupo, kalau tidak salah ingat – meminta kepada Casanova tentang apa rahasia untuk bisa menjadi seorang womanizer, penakluk wanita.

Apa jawab Casanova? Casanova menjawab cuma ada 2 rahasia. Yang pertama, jika kita ingin dicintai oleh wanita, maka kita harus merasa bahwa diri kita layak dicintai. Yang kedua, jadilah pemikat, bukan pengejar.

Lalu apa korelasinya untuk rekan-rekan semua di sini? Oho, buat saya sendiri, kata-kata Casanova itu bisa dimaknai secara tekstual maupun kontekstual.

Yang tekstual, di antara teman-teman masih ada yang ingin jadi penakluk wanita, silakan saja langsung mempraktekan nasehat dari sang ahli tersebut, huehe. Tapi yang kontekstual, saya memahaminya sebagai: “jika kita tidak yakin terhadap diri kita sendiri, maka bagaimana kita bisa meyakinkan orang lain?”

Ini tentunya sebuah quote yang harus dipegang oleh kita-kita yang bidang pekerjaannya sering berhubungan dengan orang lain, kan?

Misalnya saja kita sebagai seorang pemasar tidak memiliki kepercayaan diri terhadap apa yang akan kita pasarkan, maka bagaimana mungkin kita bisa membuat seorang calon konsumen percaya kepada kata-kata kita? Maka 1 modal utama yang harus kita miliki adalah percaya diri.

Lalu bagaimana jika ternyata ada di antara rekan-rekan yang masih terjangkit virus krisis kepercayaan diri alias sering minder dan gugup kalau bertemu dengan orang baru? Jangan khawatir, MindSound punya solusinya.

Kita bisa memanfaatkan aplikasi ketiga dari MindSound Teknologi Stimulasi Otak, yaitu Maxwave Third Edition. Cukup dengarkan selama 30-40 menit sambil mensugesti diri dan menanamkan mindset bahwa kita adalah orang yang sangat percaya diri ke dalam alam bawah sadar kita. Dari situ saya yakin nantinya pasti ada progress yang menakjubkan pada diri rekan-rekan semua.

Selanjutnya, ini tentang rahasia kedua dari Casanova. “Jadilah pemikat, bukan pengejar” saya pahami sangat berkaitan erat dengan apa yang disebut sebagai “bargaining position” atau “posisi tawar”.

Apapun yang kita lakukan, jangan pernah menjadi pengejar alias peminta-minta alias juga pengemis. Mengemis cuma akan menunjukkan lemahnya posisi kita-kita dan akan membuat orang tempat kita mengemis memandang rendah posisi kita.

Buatlah suatu perencanaan yang akan menunjukkan bahwa orang lainlah yang sebenarnya membutuhkan tawaran dari kita, dan bukannya kita mengharap belas-kasihan dari mereka. Misalnya jika kita adalah seorang pedagang yang menjual suatu produk atau seorang penyedia jasa, pikatlah calon konsumen kita. Pikatlah calon konsumen kita sekreatif mungkin dan buat mereka berpikir bahwa merekalah yang membutuhkan produk-produk milik kita. Saya yakin, jika di antara rekan-rekan ada yang sudah mengenal Tung Desem Waringin, maka Anda pasti tahu kalau Pak Tung adalah seorang motivator ulung yang sangat kreatif dalam masalah pemasaran.

Tapi apa ada suplemen untuk meningkatkan kreatifitas?

Jawab saya, ada! Kreatifitas itu salah satu hasil olah otak, kan? Jika jawabannya adalah iya, manfaatkan saja aplikasi kedua dari MindSound Teknologi Stimulasi Otak yang berjudul Maxwave Second Edition. Setengah jam sesi penggunaan aplikasi tersebut sudah akan sangat membantu kita menggali potensi-potensi krestif yang ada dalam diri kita. Aplikasi tersebut juga cocok untuk digunakan sambil belajar atau bekerja. Jika digunakan sambil belajar maka aplikasi tersebut akan merangsang kita untuk lebih cepat fokus pada apa yang sedang kita pelajari, dan jika kita gunakan sembari bekerja maka dia akan membangkitkan potensi kreatif yang ada pada diri kita.

Terakhir, well, saya dan kita semua tahu, playboy macam Casanova memang profesi yang – dari satu sisi – tidaklah perlu untuk ditiru. Penuh kontroversi. Tapi jika kita menengok pada film yang saya bahas di atas, ternyata tetap ada hal positif yang bisa kita ambil sebagai pelajaran positif. Ya, saya percaya, dalam keadaan seburuk apapun, selalu ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai perenungan.

Jadi jika ada yang ingin menjadi seorang Casanova sejati dalam hidup ini, silakan tengok MindSound Teknologi Stimulasi Otak, dan di situ nanti Anda akan mendapati VERSI TRIAL-nya untuk Anda coba terlebih dahulu.