Meningkatkan Skill Penjualan, Masa Depan Lebih Mapan [PEKERJAAN]

Beberapa dari teman-teman kita banyak yang sekarang berprofesi di luar dari disiplin ilmunya waktu kuliah dulu. Misalnya saja, Hatma (teman akrab saya) yang selama beberapa tahun ini berprofesi sebagai tenaga penjualan properti dan rumah. Begitu juga dengan yang lain (yang bukan teman-teman saya), sepertinya malah lebih banyak lagi yang berkecimpung dalam bidang penjualan (seperti penjualan properti rumah).

Dan Pak Ical, yang akan berbagi pengalamannya disini, bukanlah teman saya waktu kuliah dulu kala. Beliau ini justru termasuk salah satu pelanggan MindSound (yang berarti sekarang otomatis menjadi teman saya) yang juga bergelut dalam bidang seperti di atas. Malahan Pak Ical ini lebih bergengsi. Soalnya kategori rumah yang dijualnya termasuk kategori rumah untuk kalangan menengah ke atas sekali alias rumah mewah.

Tantangannya, seperti yang kita tahu, industri properti sangat ketat. Jadilah Pak Ical, yang diandalkan perusahaannya untuk menjaring konsumen, membutuhkan strategi-strategi baru untuk meningkatkan penjualannya dan mengetahui “hot button” yang dapat mengkonversi seorang peminat menjadi seorang pembeli. Ini tidak sederhana, karena – ya seperti itu tadi – kondisi industri properti yang ketat (orang yang mau beli rumah, apalagi rumah mewah, biasanya punya banyak pilihan lain yang mengiming-imingi), apalagi dibarengi dengan tingkat inflasi yang begitu tinggi hampi satu dekade terakhir ini.

Tak menunggu lama setelah melihat profil kami di Detik.com, Pak Ical segera menghubungi. Tujuannya tentu saja berharap dapat meningkatkan skill penjualan yang dipadukan dengan MindSound Teknologi Stimulasi Otak. Pak Ical sendiri sebenarnya sudah tahu bahwa skill penjualan dapat meningkat jika diprogram ke dalam pikiran bawah sadar. Dan itulah yang kami miliki di MindSound : Teknologi yang bisa menanamkan & mentransformasikan program pikiran baru, termasuk skill penjualan.

Selama 1 minggu berikutnya, program peningkatan skill penjualan berhasil dirancang. Mulai dari jadwal pemakaian, teknik visualisasi, pemrograman pikiran bawah sadar, kombinasi aplikasi MindSound, dan teknik simulasi permasalahan. Semua ini dirancang spesifik sesuai dengan kebutuhan dan keleluasaan Pak Ical secara personal, sehingga hasil yang optimal bisa dicapai.

Hasilnya : mulai 2 minggu pertama sudah bisa dirasakan peningkatan yang ditandai dengan kemudahan setting mental demi menciptakan kondisi nyaman untuk calon konsumen yang dilayani Pak Ical. Jadi, calon konsumen tak lagi merasa sungkan untuk menceritakan berbagai alasan dan kebutuhan dalam memilih dan memiliki properti rumah.

Selain itu, peningkatan kemampuan persuasif yang masuk pada kebutuhan mendasar calon konsumen menjadikan sang calon jauh lebih akrab dan terbuka. Penawaran berbagai opsi investasi properti rumah yang multiguna adalah salah satu cara persuasif yang ditawarkan Pak Ical. Sehingga Pak Ical bisa lebih mengena dalam mengarahkan calon konsumen untuk kemudian membuahkan transaksi.

Setelah dikomparasi dengan hasil-hasil penjualan sebelumnya, waktu yang diperlukan untuk menjadikan seorang peminat menjadi seorang pembeli pun bisa dipangkas sebesar 30%. Ini adalah angka yang belum tentu dapat dicapai oleh orang lain dalam waktu singkat.

Bagi saya pribadi, jika bisa berada di posisi penjual berpertrasi seperti Pak Ical, tentunya ini hal yang menyenangkan. Bagaimana dengan Anda yang punya minat atau malah profesi di bidang penjualan?

Ingin lebih signifikan mencetak angka penjualan dan menarik pembeli? Mari menuju MindSound Teknologi Stimulasi Otak. Anda bisa meminta VERSI TRIAL untuk dicoba dahulu.